Halo…..
teman teman, gimana kabarnya? J
Terima kasih sudah mampir di blog ini, disini aku
akan membahas tentang pewarna alami yang mudah kita jumpai yuk langsung dibaca
artikelnya jangan diskip ya…
Kalian tau ngga dengan
buah naga? Ternyata buah naga selain bisa dikonsumsi juga bisa digunakan untuk
pewarna alami pada lipstik loh. Kalian penasaran ngga? Kalau penasaran yuk kita
langsung ketopik. Buah naga adalah
tumbuhan yang berasal dari daerah beriklim tropis kering dan banyak dijumpai di
Indonesia. Limbah kulit buah naga mengandung pigmen antosianin yang dapat
dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada lipstik. Pada beberapa penelitian ini
diformulasikan sediaan lipstik dengan menggunakan kulit buah naga. Komposisi
ekstrak kulit buah naga pada lipstik yang dihasilkan divariasi 0%, 20%, dan 26%
( Adliani,2012).
Menurut Citramukti
(2008) buah naga juga kaya akan betalin. Kelebiahan kulit buah naga sangat
memiliki banyak manfaat diantaranya bagi kesehatan, pewarna alami makanan dan
minuman. Kuit buah naga mengandung zat
warna alami antosianin cukup tinggi. Antiosin merupakan zat warna yang berperan memberikan warna merah
berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan dan dapat dijadikan alternative pengganti
pewarna sinstesis yang lebih aman bagi kesehatan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan
lipstik berbahan alami kulit buah naga yang dihasilkan memiliki bentuk yang
stabil pH mendekati pH bibir, dan adsorbansi pigmen warna yang baik. Pada
formulasi waktu ekstraksi 6 menit dan rasio pelarut 8:1. Pewarna alami yang
mempunyai potensi untuk dikembangkan antara lain yang berasal dari buah naga
super merah ( Hylocereus costaricensis ),
dengan warna merah pekat, menunjukan buah tersebut mengandung pigmen warna,
yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pengganti bahan pewarna
sintetik. Pada penelitian ekstrak buah naga super merah dengan methanol
mengandung senyawa fenol dan betasianin. ( Adliani, 2012)
RegoPantes.com
RegoPantes.com
Dari
hasil penelitiannya ditunjukan bahwa kandungan phenolic yang terdapat pada
kulit buah naga merah sebesar 28,16 mg/100 17 gr, sedangkan kandungan phenolic
pada daging buah naga merah hanya sebesar 19,72 mg/100 gr (Nurliyanah, 2009).
Selain memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, kulit buah naga merah juga
mengandung pigmen warna tumbuhan yang disebut dengan antosianin (pigmen
tumbuhan merah-biru-ungu) (Prima Astuti dan Asri Rahmawati, 2012)
Adliani,
N., Nazliniwaty, Purba D. Formulasi Lipstik Menggunakan Zat Warna Dari Ekstrak
Bunga Kecombrang. Journal Of Pharmacology,
Vol. 1 (2): 87-94. 2012.
dr.
Indah SY & Bagus Supriyanto, S. KM,.2013. Uji aktivitas buah naga merah. Yogyakarta : Ugm press.
Nurliyanah.
2009. Buku panduan tanaman buah naga.
Malaysia : Univeeriti Putra Malaysia.
Citramukti,
I. 2008. Ekstraksi dan uji kualitas pigmen
antosianin pada kulit buah naga merah. Malang : Jurusan teknologi Hasil Pertanian,
Fakultas Pertaniab, Universitas Muhammadiyang Malang.
Handayani,
Prima Astuti dan Asri Rahmawati.2012. Pemanfaatan kulit buah naga ( Dragon
Fruit) Sebagai pewarna alami pengganti pewarna sintesis. Jurnal Bahan Alam Terbarukan. Vol 1 (2): 19-24.
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fblog.regopantes.com%2Fkesehatan%2Fwajib-tahu-ada-25-manfaat-buah-naga-yang-begitu-luar-biasa%2F&psig=AOvVaw24adm9WBPOtUDPMHeI0zua&ust=1584752251488000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCLj5tLHsp-gCFQAAAAAdAAAAABAD
